| Dok. Nun |
Mojokerto—Mengisi pelatihan
menulis pada 22 Desember 2013 yang diadakan oleh SKIPPER Mojokerto, menjadi tonggak
sejarah keinginan saya untuk menjadi trainer kepenulisan, sekaligus sebagai
alat dakwah untuk menyampaikan kebenaran ayat-ayah Tuhan tentang semangat iqra’
dan keajaiban menulis.
Saya tiba di Mojokerto tanggal
21 Desember sekitar pukul 03.00 WIB., dan langsung menuju hotel Surya Kertajaya
yang disediakan oleh Panitia, serta langsung melepas lelah, karena terlalu
letih menempuh perjalanan dari Sumenep Madura.
Pagi harinya, 22
Desember 2013, saya langsung mengisi pelatihan yang peserta cukup banyak, mulai
anaka-anak SMA, guru, hingga orangtua yang berkeinginan kuat untuk menulis.
Sebelum menyampaikan
meteri, saya memberikan motivasi tentang menulis, dengan harapan para peserta
bersemangat terhadap dunia literasi yang sebenarnya sangat jarang disukai oleh
kebanyakan manusia.
Beberapa pertanyaan
klasik diajukan oleh peserta, misalnya bagaimana cara menulis yang baik, atau bagaimana
caranya tulisan diterima penerbit atau media, dan lain sebagainya. Setelah sesi
tanya jawab, saya langsung melakukan praktik menulis, untuk membuktikan kepada
peserta bahwa menulis itu mudah atau bahkan bisa menjadi sulit.
Diakhir acara menulis
yang dikemas dengan tema:“Menulis Bersama Nun”, saya memberikan bingkisan
berupa buku kepada peserta yang tulisannya paling baik selama pelatihan.
Saya berharap,
pelatihan yang saya berikan menjadi bermanfaat kepada mereka, sehingga semangatnya
tetap menyala di hati mereka, meski saya yakini, tidak semua peserta berhasil
saya gugah semangat literasinya.
Kepada para panitia
SKIPPER, saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas sambutannya,
terutama Ibu Evi Rakhmawati dan Mas Muha. Semoga Allah membalas jerih
keringatnya. Amin …
0 Comments