Sumenep—Setelah menjadi
trainer di Mojokerto, pada 23 Desember 2013 saya langsung meluncur ke desa Pordepor
di Kabupaten Sumenep untuk mengisi Diklat Jurnalistik Dasar yang
diselenggarakan oleh SMP Siratul Islam yang terletak di pedalaman Guluk-Guluk. Letih
belum selesai setelah pukul tiga dini
hari, saya baru tiba di Menara Cling atau Tanjung Kodok.
Pukul 09.00 WIB., saya langsung menuju tempat
acara. Sebuah gedung sekolah yang terletak di tengah-tengah sawah sudah menanti.
Beberapa guru datang menyambut dan menyilakan saya ke ruang tamu, seraya ditemani
oleh menantu pengasuh pesantren.
Pelatihan Jurnalistik Dasar yang diikuti oleh
anak-anak SMP dan para guru, cukup antusias. Saya melihat ada upaya serius dari
pihak sekolah mengampanyekan nilai-nilai literasi sejak usia dini pada anak
didiknya. Setidaknya, upaya membangkitkan semangat iqra’ sudah ada.Seperti biasa, setelah mengisi pelatihan kepada mereka, saya memberikan bingkisan buku kepada peserta yang aktif bertanya ketika pelatihan berlangsung.
Saya berharap, motivasi dan pelatihan yang saya
sampaikan dapat memberikan pencerahan kepada mereka, bahwa menulis bukanlah
sebuah bakat terpendam, tetap hasil belajar yang sungguh-sungguh. Semoga pula,
para pendidiknya diberi kekuatan untuk selalu membimbing mereka dengan tulus.
Nun.

0 Comments