Gadis itu melenggang dengan muka gamang wajah cantiknya telah lama lengang setelah sekian kali dilelang karena setiap peminang tak kunjung bertandang kalau pun ada, lelaki itu pasti takut ditendang karena tak beruang penduduk kampung sudah tahu perihal gonjang-ganjing perawan kampung tak berdamping itu maka jadilah ia buah bibir sepanjang siang dan petang
seorang lelaki pernah datang meminang menitip pesan lewat dayang seorang jomblang tapi setelah jomblang pulang termaktublah kabar penolakan karena si ujang kurang uang wajahnya sudah dianggap usang bertambah panjanglah gadis itu melajang dan muaklah para lelaki sepanjang zaman hingga sekarang tak satu pun lelaki berani datang tak berminat dengan selangkang gadis ongkang penduduk kampung sudah sepakat gadis itu tak akan pernah lagi menemukan nikmatnya pisang
petaka turun seiring gerimis rembulan yang menusuk daun ilalang suatu malam gadis itu telah ditemukan mati menggantung di ujung lantai surat wasiatnya terpampang katanya, "wahai perempuan lajang. Jangan jalang!" lalu matilah gadis kampung mengenaskan korban angan-angan! Tanjung Kodok, 20 April 2014
Perlu kiranya kita mencatat aktivitas yang dianggap penting, agar kelak menjadi inspirasi bagi anak putu yang akan mengarungi estafet kehidupan, atau setidaknya menjadi jejak digital yang menyejarah.
0 Comments